"Ini adalah salah satu bukti bahwa penggunaan media sosial benar-benar bisa memengaruhi tidur Anda," kata penulis utama Dr. Jessica Levenson seperti dilansir laman Health, Minggu (21/2).
Levenson dan timnya melacak penggunaan media sosial dan masalah tidur terhadap 1.800 warga Amerika Serikat. Para responden berada di kisaran 19-32 tahun.
Mayoritas responden mengaku menghabiskan 61 menit sehari di media sosial. Hasilnya, sebanyak 30 persen dari peserta mengaku mengalami gangguan tidur.
"Orang-orang dewasa muda yang diteliti bisa dibilang adalah generasi pertama yang tumbuh dengan media sosial," kata Levenson.
http://www.jpnn.com/read/2016/02/22/358734/Bahaya-Terlalu-Banyak-Gunakan-Media-Sosial-

